Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

11 Januari 2014

[be positive] 5 Hal yang Perlu Lebih Sering Kita Katakan untuk Orang Lain

1. "Everything Will be Alright"

Waktu orang terdekat kita lagi khawatir dan dilanda keadaan yang enggak mengenakan, kata-kata ini memang bisa dijadikan andalan. Tapi, kita enggak mesti mengatakannya di saat-saat seperti itu, kok. Waktu ada masalah dan kekhawatiran kecil, kita juga boleh memberikan sugesti positif dengan kata-kata ini.2. "You Can Do It!"

Kadang rasa percaya diri hilang begitu saja, waktu melihat ada yang lebih segala-galanya dari kita. Perasaan itu datang, karena kita enggak percaya kemampuan yang kita punya. Biar diri kita dan orang di sekitar kita sadar akan kemampuan yang mereka punya, kalimat ini wajib buat dikatakan berulang kali.


3. "Aku memaafkanmu"

Memaafkan seseorang yang membuat kesalahan besar memang sulit. Tapi, terkadang tanpa disadari ada kesalahan kecil yang terlalu kita besar-besarkan. Buat mengucapkan kata yang satu ini memang butuh dorongan hati yang kuat. Sambil melatih diri, mulai maafkan kesalahan-kesalahan kecil yang orang di sekitar kita buat, Buat mengucapkan kata yang satu ini memang butuh dorongan hati yang kuat. Sambil melatih diri, mulai maafkan kesalahan-kesalahan kecil yang orang di sekitar kita buat, yuk.


4. "Terima Kasih"

Waktu mendengar kata yang satu ini, ada perasaan tertentu yang bikin kita merasa senang. Apalagi kalau orang yang mengatakannya terdengar tulus. Nah, kepengin orang lain merasakan kebahagiaan kecil kayak tadi enggak, gan? Terima kasih adalah hadiah kecil yang harganya enggak mahal. Kita bisa mengucapkannya secara cuma-cuma dan menyenangkan hati orang yang mendengarnya juga.


5. "Kamu Keren!"

Memuji orang di sekitar kita bakalan susah kalau kita enggak terbiasa melakukannya. Kadang kita merasa apa yang dilakukan atau dikatakan teman kita keren, tapi kita cuma menanggapinya dengan obrolan biasa atau diam-diam kagum. Enggak ada salahnya mengungkapkan rasa kagum, justru hal ini bikin orang di sekitar kita senang.
 
imajiner - i love kaskusand google 

21 Desember 2013

[Berita] Ciri Lain Remaja Cowok yang Mengalami Gejala `Terong-terongan`


Tak hanya remaja perempuan, remaja laki-laki yang baru beranjak dewasa pun memiliki istilah yang sama seperti Cabe-cabean, yaitu Terong-terongan.

Menurut salah seorang penyiar salah satu radio ternama di Indonesia, Gofar Hilman, disebutkan bahwa Terong-terongan itu tertuju pada remaja laki-laki yang tergolong alay atau jamet yang sangat mengganggu sekali.

18 Desember 2013

Bahasan Nama Parpol ?

Melihat semarak persaingan parpol akhir-akhir ini, terbersit sebuah pertanyaan sederhana mengenai asal muasal pemilihan nama, sebuah materi ringan namun cukup menggelitik bila ditinjau ulang.

26 November 2013

Passion?


Akhir2- akhir ini aku selalu memikirkan kata “passion”,
Bermula baca buku dari Wahyu Aditya a.k.a Waditya yang berjudul “Sila ke-6,Kreatif Sampai Mati yang sangat banyak membicarakan tentang bagaimana melatih berpikir kreatif.  Waditya, seorang Digital Artist dengan pelatihan, mendefinisikan dirinya sebagai ‘seorang aktivis dalam animasi dan desain. Dia adalah pendiri dari Sekolah HelloMotion untuk Animasi & Kreativitas. Waditya juga mendirikan HelloFest, sebuah festival pop culture yang terdiri dari 25 kategori,  salah satunya film pendek dan animasi yang setiap tahun menarik lebih dari 10.000 penonton muda dan profesional, menampilkan setiap tahun lebih dari 250 animasi pendek lokal baru dan bertujuan kembali menampilkan tren animasi internasional untuk mendidik dan menginspirasi animator dan penonton.
Selain itu, ia mengembangkan sebuah toko pakaian online bernama KDRI, menjual t shirt nasionalis yang dikombinasikan desain modern dengan sentuhan Indonesia.
Sebagai seorang animator pemenang penghargaan dan pembuat film, dia memulai karirnya di industri televisi sebelum mendirikan perusahaannya sendiri pada usia 24. Ia secara rutin mengajar dan mempromosikan film animasi untuk siswa di seluruh Indonesia dan aktif di Asosiasi Animasi Internasional.
Nah, dari situ aku mulai berfikir,mulai merasakan,mulai berlatih lebih peka ke-diri sendiri,lebih jujur pada diri sendiri,lupakan ego yang berlebihan,mulai dengan pertanyaan “siapa saya” dan “apa passion saya”. Melontarkan pertanyaan ke-diri sendiri dan harus dijawab itu tak mudah,mengenali diri sendiri bahkan lebih sulit. Dan akhirnya aku mulai dengan melakukan sesuatu yang aku senangi,apa itu,ya ini,menulis ini,hehe…begaye nih anak!! Sedikit demi sedkit aku melakukan kegiatan yang aku senangi,mencoba trus,ah tak tau hasilnya seperti apa,asalkan enjoy itu sudah cukup(untuk saat ini). Aku masih coba merasakan apakah ini benar-benar yang aku inginkan ataukah hanya pelarian semata dari segala kebingungan. Pada akhirnya aku berfikir lagi,mungkin kalo aku melakukan dengan teman yang memiliki pemikiran sama mungkin lebih baik,berharap si begitu. Yaaa ..tapi itu baru rencana,kendala lain masalah waktu. Sampai saat ini aku masih berfikir tentang hal itu “passion”. Apakah pekerjaan saat ini sudah mewalkili dari diriku sendiri,apakah aku sudah jujur dengan segala aktifitas ini. Beribu kali pikir untuk bisa tau. Mungkin memang harus menanyakan pada diri sendiri.
Segala perbuatan pasti ada pertanggung jawabannya,meskipun hal kecil.

Passion (from the Latin verb patī meaning to suffer) is a term applied to a very strong feeling about a person or thing. Passion is an intense emotion compelling, enthusiasm, or desire for anything.


20 Februari 2012

Maut Bertebaran Dijalan


Ketika saya membaca judul diatas disebuah buletin ,terasa sangat mengerikan dan sekaligus menakutkan, karena saya juga salah satu pengguna jalur darat sebagai jalur utama keseharian. Terasa miris dan terheran-heran ketika saya membaca artikel tersebut. Berikut ringkasan artikel yang saya baca.
Di awal tahun 2012, jumlah kecelakaan di jalan raya di tanah air sudah mencapai 10ribu kejadian. Kadiv Humas Polri Irjen Saud Usman Nasution menjelaskan sebanyak 9.535 kasus kecelakaan menimpa pengguna sepeda motor, 1.537 mobil pribadi, 207 kasusu menimpa bus, 443 kasus mobil barang dan 204 bukan kendaraan bermotor. Akibat dari kecelakaan tersebut sebanyak 1.547 korban meninggal dunia, 2.652 luka berat dan 7.564 luka ringan (okezone.com, 13/2).
Selama pekan terakhir, masyarakat dikejutkan dengan kasus kecelakaan angkutan umum khususnya bus yang beruntun mulai kecelakaan bus Sumber Kencono di Madiun, bus Kurnia Bakti di Cisarua Bogor, kecelakaan bus di Majalengka dan Bus Mira di Magetan. Tak ayal semua itu memunculkan pesan tersirat bahwa angkutan umum darat penuh kerawanan.
Keadaan ini pastinya mencemaskan. Karena angkutan darat merupakan urat nadi transportasi masyarakat. Ironinya, seperti tidak ada penanganan serius dari pihak terkait untuk membenahi sektor transportasi darat ini.
Salah satu faktor penyebab terbesar kecelakaan dijalan raya adalah perilaku para pengguna jalan. Sekitar 90% kecelakaan terjadi karena kesalahaan pengemudi. Seperti, mengantuk saat berkendara, ugal-ugalan di jalan raya, berkendara sambil bertelpon ria, berhenti tanpa menggunakan lampu sinyal, melabrak lampu merah dan lainya. Pengemudi belum layak membawa kendaraan ada yang nekat mengemudikan kendaraan. Sekedar contoh, pengemudi yang mengalami kecelakaan di Majalengka ternyata hanya punya SIM C. Ada juga pengemudi  yang mengkonsumsi narkoba atau miras tetap nekat mengemudi dan mengakibatkan terjadi kecelakaan. Insiden Tugu Tani, kecelakaan Majalengka dan pengemudi sedan yang bertabrakan dengan bus Sumber Kencono di Madiun, pengemudinya mengkonsumsi narkoba atau miras sebelumnya.
Kecelakaan juga sering terjadi akibat kondisi kendaraan yang layak digunakan. Angkutan umum adalah kendaraan yang paling sering mengalami hal seperti ini. Kecelakaan yang menewaskan 13 orang di Cisarua Bogor diakui oleh supir disebabkan rem blonh dan melaju dalam kecepatan tinggi. Mahalnya biaya perawatan kendaraan ditengarai menjadi alasan banyak kendaraan umum minim perawatan. Meski tidak bisa pungkiri hal ini jugadisebabkan rusaknya mental sebagian pengusaha yang mementingkan keuntungan ketimbang keselamatan nyawa penumpang.
Perilaku ini turut diperparah dengan mudahnya mendapatkan uji kelayakan kendaraan (KIR) karena kongkalikong dengan aparat terkait. Keterbatasan fasilitas dan banyaknya kendaraan yang harus diuji, sering dijadikan alasan oleh petugas, sehingga praktek KKN dan pundi dalm uji KIR dianggap tidak lazim, padahal membahayakan nyawa banyak orang. Praktek busuk ini diketahui banyak pihak, tapi hampir tidak pernah diperbaiki karena ada unsur kepentingan  perputaran uang yang besar) dari uji KIR ini (okezone.com, 13/2)
Saat ini penguasa semestinya merenung, mengapa selama ini tega mengabaikan keselamatan jutaan nyawa rakyat dijalan raya? Mengapa  untuk memperbaiki ruas jalan atau mengawasi kalayakan kendaraan di jalan tidak sanggup dilakukan? Padahal pemerintah mampu membeli pesawat kepresidenan seharga RP 8220 milyar? Atau mengucurkan dana puluhan milyar untuk kepentingan anggota dewan? Semetinya perbaikan ruas jalan dan dan menguji kelayakan lebih diutamakan karena berdampak besar bagi keselamatan jutaan orang di jalan raya, sedangkan pesawat kepresidenan dan kemegahan gedung DPR hanya dinikmati oleh segelintir orang saja.
Sebenarnya masih lumayan panjang bahasan dari artikel tersebut, namun pada intinya seperti diatas. Banyak harapan dan doa agar semua pihak sadar dan bertanggung jawab atas semua yang telah terjadi. Semoga kita semua menjadi insan yang lebih baik lagi. Amin.

Mengenai Saya

Foto Saya
sikap sederhana, hidup harus LUAR BIASA.