Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resensi Buku. Tampilkan semua postingan

9 Januari 2014

[book] Your Journey to be The Ultimate U (2)

Making use of failures as our weapon for success.
Ada beberapa cara memastikan kegagalan sebagai senjata untuk sukses :
(a)    Tidak menghindarinya namun mempelajarinya,
(b)   Telaah dan bedah perkara – perkara internal diri sendiri sebelum menyalahkan factor eksternal
(c)    Lose early – pastikan kalau gagal, maka itu terjadi pada tahap awal, dan
(d)   Senantiasa menjaga harapan dan keceriaan untuk melangkah.

Finding purpose is about finding something that really matters to you.
Tujuan hidup akan menghantarkan pada kehidupan bermakna. Mencari tujuan hidup berhubungan erat  dengan menemukan segala yang teramat sangat kita perdulikan. Tanpa paksaan, tanpa keharusan, tanpa pengorbanan – kita menjalankan keperdulian dengan tulus, sukarela, dan suka cita.



Are we just living a life or are we masters of the art of living?
  Sebutkan kalimat judul diatas saya petik dari filsuf China, Lao Tse yang berbunyi : “Orang – orang yang pawai dalam seni kehidupan TIDAK membedakan antara pekerjaan dengan permainan, antara kesibukan dengan keasyikan, antara pendidikan dengan relaksasi, antara pikiran dengan hati, dan antara kasih sayang dengan agama.”
Memang benar – selalu ada jalan menuju kebahagiaan hakiki bagi setiap orang yang memilih untuk mendengarkan suara hatinya.

We are here to find lives we can love in order to be happy. We are here to live a life that matters to us as God`s creature.

Everything begins with the willingness help & to receive help.
Saat pertolongan di berikan, manfaat dan keutamaan terbesar justru di terima oleh pemberi pertolongan seolah dalam sebuah orchestra, pertanyaan dan pertolongan adalah ,usik indah yang mengisi kehidupan. Syaratnya Cuma satu: ketulusan.

Bertanya, menolong, dan ditolong adalah tarian kehidupan. 
 Kehidupan pribadi juga akan lebih bermakna dan seru saat bersentuhan dengan kehidupan orang lain.
Uang, harta dan jabatan bisa hilang, namun apapun yang ada diantara kedua telinga sepenuhnya milik sendiri. Kalau pun segalanya harus hilang, segalanya bisa kembali didapatkan dengan ilmu, nalar, dan kepedulian.  

What you know is power – the more you know, the more powerful you become. And dont forget to share with others :)



Imajiner - Buku The Journey to be The Ultimate U Karangan Rene Suhardono. @ReneCC

[book] Your Journey To Be Ultimate U

Masih belum bisa membedakan antara profesi dengan passion (baca: lentera jiwa)? Atau target hidup dengan purpose of life? Masih berpikir sukses adalah sekadar pencapaian lambang-lambang kesuksesan (baca: uang, mobil, jabatan, penghargaan atau ketenaran) yang lazim sekarang?

Buku ini berisikan cerita-cerita inspiratif sebagai panduan Anda dalam memulai petualangan asyik & penuh makna untuk menemukan versi terbaik dari diri Anda sendiri, your journey to be the ultimate you.

Sebuah buku yang ditulis dengan hati, bukan sekadar pikiran. Sebuah colekan bahwa sukses adalah semata perjalanan menjadikan diri sendiri yang terbaik, your UltimateU.

Buku karya Rene Suhardono, penulis buku best seller Your Job is Not Your Carreer, hadir kembali dengan buku yang lebih menggelitik Your Journey to be the Ultimate U!


THE WORLD WILL NOT BE WAITING FOR YOU, YOUR LIFE IS!

Betapa hebat seorang Rene "menyadarkan" kita betapa pentingnya bekerja berlandaskan PASSION, PURPOSE, VALUES, ATTITUDE, ABILITY, dan EFFORT.

Hidup terlalu singkat untuk terperankap dalam bosan dan kecilnya diri sebagai pegawai dengan rutinitas sama dan monoton dari hari ke hari. Jika kita merenungi kembali, dan jika kita memandang keluar sedikit dari comfort zone yang sedang kita tinggali sekarang ini, kita akan tersadar "ternyata" banyak sekali peluang-peluang di luar sana yang bisa kita dapatkan yang possibility yan sangat besar dapat membangkitkan diri kita yang sebenarnya. Dan akhirnya membuat kita tersadar bahwa hidup terlalu sedikit nilainya jika cuma berpikir "All about me".

banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan dari buku ini, semangat mengejar passion, semangat meraih dan menikmati hari demi hari tanpa keraguan, penyesalan, bahkan ketakutan, hingga motivasi yang bisa menggelitik diri sendiri.


Be who you are, do what you have, have what you need.

29 Desember 2013

[book] Jurnalis Berkisah, Memetik Inspirasi Perjalanan 10 Jurnalis Terkemuka Indonesia

Judul Buku : Jurnalis Berkisah, Memetik Inspirasi Perjalanan 10 Jurnalis Terkemuka Indonesia
Penulis : Yus Ariyanto
Penerbit : Metagraf, Tiga Serangkai
Tebal buku : 228 halaman
Tahun terbit : 2012


 "Jurnalis, Bila melakukan pekerjaannya dengan semestinya, memanglah penjaga gerbang kebenaran, moralitas, dan suara hati nurani dunia".
Kalimat diatas merupakan salah satu kutipan yang tertulis dibuku ini yang membuat saya bertanya sendiri. Apakah yang mereka (jurnalis) beritakan tidak pada semestinya? Hal ini membuat saya lebih tergelitik untuk membaca buku ini sampai selesai. Hingga sampai ahkirnya saya bisa berkata "oh,gitu ya ternyata". Harus jujur, keras, berani dan gigih itulah seorang jurnalis. 

Buku ini sangat inspiratif,terutama untuk saya yang menyukai dunia jurnalis. Sedikit lebih tau siapa itu Najwa Shihab, Mauluddin Anwar, Tosca Santoso, Telmi Susmitantri, Metta Dharmasaputra, Maria Hartiningtyas, Muhlis Suhaeri, Erwin Arnada, Ramdan Malik dan Linda Christanty.

Satu hal yang begitu dikedepankan dalam setiap kisahnya, keberanian. Bagaimana sejatinya para jurnalis mempertahankan independensinya dalam peliputan berita untuk kepentingan publik. Bagaimana mereka menjunjung tinggi nilai-nilai moral dalam setiap tugas peliputan. Bagaimana mereka mampu membangun keberanian itu lewat perjalanan di dunia pers yang tidak bisa dikatakan singkat.

Sebagaimana salah satu tokoh yang diceritakan penulis, Najwa Shihab yang kini lebih dikenal masyarakat luas lewat program acaranya “Mata Najwa”. Selain menceritakan perjalanan Najwa Shihab dalam menjajaki dunia pers, penulis juga mengisahkan suka duka yang dialami Najwa selama menjalankan program acaranya.

“Saya sengaja memilih diksi ‘penjahat’… Kita terlalu bermanis-manis dengan pelaku white collar crime. Padahal mereka memang memang melakukan kejahatan anggaran. Angle wawancara juga ingin memperlihatkan betapa bobroknya sistem anggaran di DPR,” salah satu kutipan ucapan Najwa dalam buku tersebut.


Masing-masing tokoh jurnalis dikisahkan dalam tatanan yang berbeda-beda, berdasarkan “genre” yang diusung oleh mereka. Seperti Telni Rusmitantri sebagai redaktur pemberitaan infotainment Cek&Ricek, Metta Dharmasputra yang berhasil membongkar penggelapan dana Asian Agri Group ketika ia menjabat sebagai redaktur desk ekonomi di TEMPO, Maria Hartiningsih sebagai wartawan KOMPAS yang lebih banyak mendedikasikan diri untuk aktivitas-aktivitas kemanusiaan, hingga Erwin Arnada yang sempat masuk penjara selama 2 tahun gara-gara menerbitkan majalah Playboy Indonesia.


Wartawan adalah profesi yang memiliki risiko tinggi. Intimidasi serta ancaman kekerasan adalah hal yang mengintipnya setiap saat. Hanya idealisme dan keterpanggilan yang membuat seorang juru berita bertahan dengan profesi itu.
Itulah yang membuat buku ini menarik disimak sebagai sebuah teks yang menggambarkan jagat jurnalistik, khususnya di Indonesia. Dari sini pembaca akan mengetahui berbagai dinamika yang terjadi di dalamnya.


Selamat berkarya.




Imajiner - http://www.goodreads.com 


27 Desember 2013

[book] Tuhan, Maaf Kami sedang Sibuk.

Tuhan, harap maklumi kami, manusia-manusia yang begitu banyak kegiatan.
Kami benar-benar sibuk, sehingga kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk-Mu.


Tuhan, kami sangat sibuk.
Jangankan berjamaah, bahkan munfarid pun kami tunda-tunda.
Jangankan rawatib, zikir, berdoa, tahajud, bahkan kewajiban-Mu yang lima waktu saja sudah sangat memberatkan kami.
Jangankan puasa Senin-Kamis, jangankan ayyaamul baith, jangankan puasa nabi Daud, bahkan puasa Ramadhan saja kami sering mengeluh.


Tuhan, maafkan kami, kebutuhan kami di dunia ini masih sangatlah banyak, sehingga kami sangat kesulitan menyisihkan sebagian harta untuk bekal kami di alam abadi-Mu.
Jangankah sedekah, jangankan jariyah, bahkan mengeluarkan zakat yang wajib saja seringkali terlupa.


Tuhan, urusan-urusan dunia kami masih amatlah banyak.
Jadwal kami masih amatlah padat.
Kami amat kesulitan menyempatkan waktu untuk mencari bekal menghadap-Mu.


Kami masih belum bisa meluangkan waktu untuk khusyuk dalam rukuk, menyungkur sujud, menangis, mengiba, berdoa, dan mendekatkan jiwa sedekat mungkin dengan-Mu.


Tuhan, tolong, jangan dulu Engkau menyuruh Izrail untuk mengambil nyawa kami. Karena kami masih terlalu sibuk.


*** Buku ini disusun dengan klasifikasi berdasarkan wilayah kehidupan yang hendak dieksplorasi oleh penulis. Diawali dengan bagian Menata Hati Membenahi Nurani, Anda akan diajak untuk bercengkerama tentang pemaknaan tauhid, takdir, sufi, serta beberapa tema yang menyentuh wilayah jiwa. Bahasan dilanjutkan dengan tema Baitii Jannatii yang mengeksplorasi trik dan tips Islam untuk menggapai kesuksesan dalam wilayah keluarga. Bagian ketiga Memancarkan Cahaya Surga di Tempat Kerja, Anda akan diajak memaknai ulang seluruh aktivitas pekerjaan kita sebagai media penghambaan diri kepada Sang Pencipta. Buku ini ditutup dengan bagian Memperkokoh Semangat dan Visi Hidup yang memotivasi muslim untuk meraih empat tangga kesuksesan. Buku ini tidak hanya menjadi media perenungan untuk memasuki wilayah sakral dalam lubuk sanubari kita, namun juga memberi pancaran inspirasi, ilmu, serta semangat yang menggugah dan mencerdaskan.


Sederhana namun menghentak. Mengingatkan seseorang tidak harus dengan cara yang frontal, mungkin ini yang diniatkan oleh sang penulis. Saat membaca bab demi bab di buku ini, tiba-tiba saya merasa malu berapa banyak alasan yang saya lontarkan demi membenarkan tindakan-tindakan yang selama ini saya lakukan dimata Tuhan.

Buku ini saya rekomendasikan untuk semua kalangan. Jadi, silakan menikmati buku ini dan mendapat pencerahan. 

Imajiner - http://www.goodreads.com 

Mengenai Saya

Foto Saya
sikap sederhana, hidup harus LUAR BIASA.